Jumat, 08 Maret 2013

A Working Mom


If you are a house wives, as  I am maybe all your dream  is to work at home and yet still canhandle and take care all the house stuffs. Being active, playing with kids doing tydi work , cleaning the house, cooking and prepare for the meals.  And ofcourse shopping.  Don’t you think we are a women such a greedy with all those kind jobs…? wel l yeach. A smart, perfect mom wannabe.
But in such a case all the points above cannot meet to our conditions, we need costs to all the stuffs. Clearly we need money. A mother most likely happy if independent not totally, half at least, can fill the cost at least for a make up or cosmetic. Hmmm… it sound like personal experience. And I’d like to say… definitely yes. If you ask for full time jobs, I can say I already full with that so I am interesting to freelance job or half time one. Life still move on and why we pessimistic for a job. I no wonder if there is cynical look around us., but there a millions way to Rome. Don’t stop trying, do the best and keep praying to the Almighty . Honestly I’ve been so worried, what will happen if I no longer work, full time jobs, no meet my working team but well just take it easy,  handle step bystep  We cannot take all candies straight away from the jar. Take it in a small amount hand by hand.
Well I think there as to much to tell above, so here go how to get paid as free lancer:
  • 1.       Do what you like, or doing hobbies. There are lot of hobbies to do and you can earn money if you take your hobbies seriously, you have known people that success as caterer, birds breeder, painter, and much more.
  • 2.       If you have enough money you can set up your own small grocery, or shop that content consumer goods, for daily hygiene such as bath soap, detergent, tooth paste, ready to cook food and etc.
  • 3.       Selling by credit or selling by term, sell goods such as clothes, or anything from fabric, but with term payment. Customer can take goods and pay it with term that already deal before.
  • 4.       Multi level marketing of products for this one , you must active to ads the product to your friends and relatives. You can find a huge numbers of these mlm, in a model and products.
  • 5.       Set up cell phone voucher booth, or even you can sell by electric way. So no need any booth.
  • 6.       Do job online, if you already have pc, or anything that related to the gadgets.
There are few example of jobs that tcan do as freelance, I will post for more jobs for the next writing.

Menghapus Blog yang Kita Ikuti pada Dashbor Blog



Menghapus blog yang kita ikuti pada dashbor blogger

Halo, para pembaca semua…., hari ini saya mau membahas bagaimana cara untuk menghapus following site pada dashbor blogger. Kadang-kadang untuk pemula atau newbie, macam saya nie, cari info sana sini memang keharusan, berguru pada blogger senior itu mutlak upps…,tapi terkadang pada blog-blog tertentu ada konten yang menurut kita kurang pas untuk kita konsumsi. Ya tentu saja kita harus pandai-panda i menyaring isi dari blog-blog tersebut. Yang menguntungkan kita simpan yang tidak kita remove aja. Ini langkah-langkah untuk menghapus link site atau blog tautan itu:
  1. Masuk ke dasbor blog anda
  2. Lihat pada daftar bacaan pada blog saya ikuti klik manage
  3. Kemudian kitapun akan masuk pada halaman kelola blog yang saya ikuti
  4. Klik setelan pada blog yang anda ingin stop, atau berhenti mem follownya
  5. Klik pada berhenti ikuti situs ini
  6. Berhenti ikuti

Minggu, 03 Maret 2013

sejarah coklat

Coklat di Amerika
 
Coklat didapat dari tumbuhan kakao theobroma cacao yang diperkirakan tumbuh di wilayah Amazon Utara hingga Amerika Tengah mungkin sampai ke wilayah Chiapas, Meksiko . Menurut sejarah  yang terdokumentasi pengolahan coklat pertama kali ditemukan di Honduras, Puerto Escondindo tahun 1100-1400 SM hal itu ditemukan pada residu coklat pada tangki- tangki pengolahan minuman beralkohol tradisional . Pada masa itu coklat juga di konsumsi sebagai minuman.

Suku Maya kemungkinan sudah mengenal coklat untuk minuman sekitar tahun 400-an M. Di Meso amerika coklat adalah cocolath yaitu minuman yang pahit. Pengolahan coklat pada masa itu dengan memfermentasi biji kakao yang kemudian di panggang dan digiling menjadi bubuk coklat. Kebiasaan minum coklatkemungkinan telah ada pada tahun 450-500 SM. Pada waktu itu coklat sangat berharga, selain dikonsumsi sebagai minuman dalam bentuk cairan yang berbuih ditaburi dengan lada merah, rempah-rempah dan aroma vanili, coklat merupakan  minuman untuk pencegah rasa lelah karena kandungan theobromin (Theobroma dalam bahasa Yunani berarti makanan para dewa) coklat juga menjadi alat jual beli atau barter, disuku Aztec, Toltec, Maya pada masa itu.

 Coklat di Eropa 
                                  
Bagaimana perjalanan coklat bisa sampai ke Eropa, yang pertama kali membawa coklat ke Eropa atau tepatnya Spanyol adalah Hernando Cortez, pada saat Cortez menaklukan daratan Amerika harga coklat lebih mahal daripada emas ataupun perak, dan saking berharganya saat Montezuma yang merupakan pemimpin suku Aztec pada masa 1519 M ditaklukan oleh Cortez, harta rampasan perang yang di temukan bukan lah tumpukan emas ataupun benda-benda berharga dari perak namun hanyalah tumpukan biji coklat.
Baru pada tahun 1544 M, delegasi suku Maya Kekichi dari Guatemala bertemu pangeran Philip di Spanyol dan membawakan hadiah yang sangat berharga dan tentu saja berupa biji coklat. Dari situ  kita bisa mengerti begitu berharganya nilai biji-biji coklat pada masanya.

Sejak saat itu coklat dikenal sebagai minuman mewah di kalangan elit kerajaan Spanyol, dan Spanyol pun mulai mendirikan pabrik pengolahan coklat untuk minuman  secara rahasia selama bertahun-tahun yang mengundang rasa penasaran Inggris. Hingga membakar kapal milik spanyol Treasure Galleon ditahun 1579 saat mereka saking putus asanya,tidak menemukan apa-apa selain tumpukan biji-biji coklat.Hal itu terjadi karena kecurigaan mereka saat kapal membongkar muatan coklat dari benua baru atau Amerika yang mereka anggap sebagai kotoran biri-biri kering. Sejak itulah awal dunia mengenal coklat. 

Senin, 11 Februari 2013

Membuat Usaha Olahan Coklat


Membuat Usaha Coklat Rumahan
Coklat dikonsumsi oleh khalayak ramai dalam berbagai rupa dan sajian. Dari biskuit,bronis, kue bolu, es krim hingga permen. Pembuatan aneka olahan coklat ini memerlukan kecermatan dan juga ketelatenan tentunya. Untuk memulai usaha pengolahan coklat diperlukan kreatifitas, pengorganisasian, sistem  pemasaran dan pemeliharaan. Jika hal tersebut telah anda kuasai coklat tidak hanya membuat kita ketagihan oleh kelezatanya tapi juga merupakan investasi yang  menjanjikan.

Langkah-langkah yang diperlukan untuk memulai usaha olahan coklat rumahan adalah sebagai berikut:

Langkah pertama:
Lihat celah pasar, tentukan apa yang bisa nenjadikan coklat olahan anda berbeda dari yang lain didaerah anda,sebagai contoh banyak pembuat coklat yang menawarkan truffles atau coklat dengan berbagai isian yang biasa atau citarasa pasaran. Anda bisa menawarkan truffles dengan isian yang beda dan khas, juga unik. Seperti buah-buahan yang eksotis, buah-buahan lokal misalnya. Buah celup coklat ( dipped chocolate fruits) atau truffles dengan monogram untuk acara-acara pernikahan, ulang tahun dan lain-lain.

Langkah kedua:
Bangun hubungan dengan pihak-pihak yang kompeten serta sangat peduli dengan segala sesuatu yang berkaitan dalan bidang pengolahan makanan. Perlu adanya standar rasa dari coklat olahan anda jadi cita rasanya tetap dengan resep spesial anda tentunya, sehingga coklat anda tidak berubah-rubah rasanya. Pelanggan akan sangat kritis tentang hal yang menyangkut rasa. Kemasan produk juga mempunyai andil yang besar dalam usaha ini. Tidak mungkin anda membungkus produk anda dengan bungkus ala kadarnya yang akan memberkan kesan murah serta menurunkan nilai produk. Kemasan perlu dibuat semenarik mungkin, jika anda mematok harga mahal tentu saja kemasan produk harus berkesan mewah disertai pernak-pernik yang memikat.

Langkah ketiga:
Tentukan dimana anda akan menjual produk anda, bisa melalui even pameran, pasar-pasar mingguan. Untuk hal ini anda perlu memperhatikan lokasi, apakah diperlukan anggaran tambahan untuk sewa lokasi, bagaimana cara penyimpanan produk kita agar tetap terjaga kualitasnya. Karena coklat adalah bahan yang mudah meleleh. Dan untuk melayani pesanan partai besar misal untuk restoran tentu kita tidak bisa mematok harga seperti harga eceran untuk produk anda.

Langkah keempat:

Pengadaan peralatan pendukung produksi memang harus diperhatikan, membuat beberapa potong fudge untuk teman-teman tentu berbeda jika anda mengolah 25 kilogram bahan yang akan dipasarkan beberapa hari dalam suatu pameran kuliner.Pembuatan permen coklat memerlukan suhu dan waktu yang tepat, karena coklat mudah sekali gosong. Untuk penyimpanan bahan-bahan produksi juga memerlukan tempat penyimpanan tambahan. Coklat yang telah jadi haarus disimpan dalam temperature yang sejuk berkisar antara 65 sampai 68 farenheit menurut website . Jika memungkinkan dapur yang berpendingin udara.

Langkah kelima:
Pada saat pengiriman coklat , simpan coklat dalam cooler ( kotak penyejuk ) dengan suhu antara 65-68 derajat Fanrenheitatau pada temperatur antara 18-20 derajat celcius. Penyimpanan coklat pada suhu yang lebih dingin akan membuat permukaan coklat kusam dengan bercak putih, hal tersebut memang tidak akan mengurangi rasanya tapi membuat tampilan coklat menjadi kurang menarik. Penyimpanan coklat dengan suhu diatas 70 derajat Farenheit atau diatas 21 derajat celcius akan membuat coklat mulai meleleh.
Langkah keenam:
Urus surat ijin,pendaftaran produk dan sertifikasi yang berkaitan dengan usaha pengolahan produk makanan. Dapur pengolahan harus higenis dan telah ditinjau oleh departemen   kesehatan atau departemen terkait. Ijin usaha juga diperlukan jika produk akan dilempar kepasar yang lebih luas. Jika menjadi distributor setidaknya mengantongi ijin sebagai reseller.

Tips:
Buatlah website yang menarik untuk mendongkrak penjualan kepada para pembeli online.
Perhatian:
Banyak dapur rumahan yang kurang mmenuhi syarat untuk standar kesehatan dan keamanannya, untuk itu mungkin dibutuhkan fasilitas yang sesuai dengan spesifikasi dari departemen kesehatan setempat.
Author by Brian Hill, Published by chron.com